sendiri dalam relung
tanpa batas dengan keluh
yang meninggi lalu merendah
seiring jalan yang penuh liku
arum yang jeram dan deras
membasahi segala angan dan pikir
menggambarkan aroma mimpi yang sahdu
namun tak bertumpu
jika jati ini telah jauh
merantau pergi kehilir dan kehulu
mengarungi samudera tanpa batas
yang jadi penentu sesaat
wangi cinta tak terasa
hanya pilu yang terasa
jika hati ini telah jatuh
tanpa henti terasa jauh
wahai wangi aroma tidur
kemana kan kau bawa semua mimpi
bila ternyata hati terlah terkunci
lorong panjang yang berliku.
Karya : Galih Gumelar
Puisi Galih Gumelar
Puisi Galih Gumelar
Terpopuler
-
Bila Relung hati ini terasa semakin bisu bisu karena rasa rindu yang membiaskan kalbu maka tak ada satu jua pun yang kan mampu manahan...
-
sendiri dalam relung tanpa batas dengan keluh yang meninggi lalu merendah seiring jalan yang penuh liku arum yang jeram dan deras memb...
-
Apa yang kulihat tak mampu kurasakan Apa yang kusentuh tak mampu kugenggam Apa yang kurasa tak mampu ku miliki Semu terasa hambar dan bi...
-
Tak terkira dan tak tertahankan apa yang ada dalam hati semua menjadi lirih dalam kesunyian yang semakin sepi Ada sebuah ungkapan yan...
-
Haruskah kukatakan dengan Pasti sebuah rasa yang menderu ini Haruskah ku akui rasa ini dengan segala bising yang menggundah yang tersi...
-
What I see I could not feel What I could not touch my handheld What I guess I could not have Moot was bl...
-
itself in the niche no limits to complain which then rises modestly full of twists along the way arum the ra...
-
Mata... Hati... Pikiran... Jiwa... Sanubari.... Merengkuh padu bersyair... bersuara tanpa hening membasahi alam dengan kata pujangga ...
-
Should I say with Definitely a sense that this roaring Should I admit this feeling with all the noise that...
-
Sometimes dumb to embrace niche looked mortal life without limit brings anxiety not too far silent own contemplat...
Minggu, 02 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar